Friday, March 01, 2019

Sebagai salah satu jasa penyedia pinjaman online yang sukses, tak heran apabila Tunaiku mendapat izin khusus dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Namun baru-baru ini izin itu sudah tidak lagi dimiliki. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut dan bagi Anda yang ingin tahu jenis produk yang ditawarkan dapatkan informasi lengkapnya di sini

Di Sini

Fintech ke Produk Perbankan
Tunaiku mulai berdiri sejak tahun 2014 dengan visi menghadirkan produk digital perbankan yang menawarkan pinjaman secara mudah dan cepat. Di samping itu cicilan yang diberikan juga ringan yang tidak membebani masyarakat yang sedang kesulitan secara finansial.

Pada bulan Februari 2018 Tunaiku sukses terdaftar pada OJK sebagai sebuah perusahaan baru bernama PT Tunaiku Fintech Indonesia yang bergerak di bidang peer-to-peer lending. Permohonan status ini disahkan oleh Direktorat  Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech (DP3F) OJK.

Setelah beroperasi beberapa tahun dan terhitung hingga awal semester 2 tahun 2018, Tunaiku sudah berhasil memberikan pinjaman hingga 1 Triliun rupiah pada seluruh masyarakat Indonesia yang menjangkau lebih dari 100 ribu nasabah.

Keberhasilan ini yang kemudian membuat Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Amar Bank untuk tetap mengoperasikan Tunaiku di bawah pengawasan dan naungan Amar Bank sebagaimana sebelumnya. Hal ini sehubungan dengan paparan Vishal Tulsian, seorang Managing Director PT Bank Amar Indonesia.

Untuk itulah pada bulan Agustus 2018 Tunaiku memutuskan untuk mengajukan permohonan pembatalan status terdaftarnya sebagai perusahaan Fintech P2P lending pada DP3F-OJK dan telah disetujui. 

Vishal menjelaskan bahwa proses pembatalan tersebut terjadi akibat pertimbangan besar yang telah dilakukan agar Tunaiku bisa lebih optimal dalam menjalankan perannya sebagai produk perbankan yang memberikan pinjaman pada masyarakat agar terciptanya kondisi keuangan inklusif.

Penuturan Pihak OJK
Hendrikus Passagi selaku Direktur DP3F OJK menegaskan bahwa sejak berdirinya, Tunaiku sudah terdaftar sebagai produk elektronik dan telah menadapatan izin resmi pada Maret 2018 lalu. Namun seiring berjalannya waktu, Pengawas Perbankan OJK mengelompokkan Tunaiku ke dalam  produk Amar Bank yang telah ikut memberikan kontribusi keuangan secara nyata.

“Permohonan pembatalan yang dilakukan ini bertujuan agar Amar Bank bisa lebih fokus dalam menjalankan tujuannya serta platform Tunaiku dapat diawasi dengan lebih baik sebagai salah sau produk dari bank tersebut.”  

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Tunaiku kini bukan lagi sebuah perusahaan Fintech melainkan salah satu produk perbankan dari PT Amar Bank. Dalam menajalankan kinerjanya setelah perubahan status tersebut, Tunaiku tidak mengalami perubahan yang berarti. Meski begitu Tunaiku akan tetap berinovasi untuk memberikan produk terbaiknya. 

Bagi Anda yang tertarik ingin menjadi bagian dari penggerak perekonomian Indonesia era modern silahkan kunjungi laman resmi Tunaiku di sini. Saat ini terdapat berbagai lowongan pekerjaan dengan berbagai posisi jika Anda berminat untuk mendapatkan lingkungan kerja yang mengagumkan.


EmoticonEmoticon