Monday, December 23, 2019

Susu Kedelai

Susu kedelai memiliki keuntungannya sendiri bila dibandingkan dengan asupan nutrisi yang lain. Manfaat susu kedelai yang bisa kamu tahu adalah bahwa jenis protein ini mampu membantu tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh. bila daya tahan tubuh seseorang sudah baik, maka tidak akan ada banyak penyakit yang bersarang di tubuh. selain itu, susu kedelai juga bisa dipakai untuk mengurangi lemak jahat atau kolesterol dalam tubuh.

Bila tubuh memiliki jumlah kolesterol yang berlebihan, tentu saja sangat tidak baik untuk kesehatan. Kolesterol yang ada dalam jumlah banyak mampu membuat penyakit jantung koroner mudah datang. adanya Omega 3 dalam susu kedelai mampu menjadi penangkal hal itu. Selain itu, kandungan dalam susu kedelai juga bisa dipakai untuk mengatasi penyakit anemia dan lain sebagainya.

Namun, mengonsumsi susu kedelai tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Kamu perlu memerhatikan jumlah konsumsi setiap harinya. Bila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, maka susu kedelai justru akan menimbulkan beberapa penyakit berikut:

Belum tentu tepat untuk dijadikan pengganti susu sapi
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa susu kedelai bisa digunakan sebagai pengganti susu sapi. Bagi anak-anak yang memiliki alergi susu sapi, disarankan untuk mengonsumsi sumber protein ini. Akan tetapi, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Kamu masih perlu melakukan konsultasi dengan dokter atau praktisi kesehatan lainnya agar tidak salah dalam hal memilih sumber nutrisi anak. Seseorang yang memiliki alergi susu sapi, bukan tidak mungkin juga bisa memiliki alergi protein dari susu kedelai.

Kinerja tiroid mengalami penurunan
Tubuh manusia terdiri dari berbagai macam organ yang memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing. Begitu pula dengan tiroid dalam tubuh. Bila kamu mengonsumsi susu kedelai secara berlebihan, fungsi tiroid akan mengalami penurunan. Hal itu tentu saja bukanlah suatu hal yang baik. Bila fungsi tiroid menurun, maka akan berdampak pada fungsi organ yang lainnya. Fungsi tiroid pada tubuh seseorang bisa menurun bahkan ketika kamu mengonsumsi susu kedelai dalam jumlah 30 g setiap hari selama sebulan.

Jumlah kandungan estrogen meningkat
Tubuh manusia akan mengeluarkan zat kimia alami bernama estrogen. Jumlah estrogen dalam tubuh harus tepat agar tidak mengganggu kondisi tubuh secara keseluruhan. Di sisi lain, susu kedelai mengandung senyawa kimia bernama fitoestrogen yang merupakan hasil dari tanaman. Fungsi fitoestrogen dan estogren hampir sama. Bila kamu mengonsumsi susu kedelai dalam jumlah yang besar, tentu saja kandungan estogren dan fitoestrogen akan menumpuk dalam tubuh. Hal itu bukanlah suatu tanda yang benar karena dapat merusak kondisi tubuh.

Akan lebih baik untuk mengonsumsi susu kedelai sesuai dengan porsi yang seharusnya diminum oleh tubuh manusia. Jangan sampai rasa enak yang dimiliki susu kedelai membuat kita lupa diri sehingga meminumnya dalam jumlah yang banyak.


EmoticonEmoticon